Bale Cahaya tengah berusaha melakukan pemberantasan buta huruf Al Quran di wilayah Purwokerto. Untuk memulainya, kami melakukannya pada para manula di desa Mandirancan, Kebasen Banyumas, Jawa Tengah.

Pada bulan Desember 2017 yang lalu, Bale Cahaya telah menyelenggarakan pelatihan pada guru ngaji dari seluruh mushola di desa tersebut. Kepada para guru ngaji diberikan training tentang metode belajar quran yang mudah dan cepat, yakni metode Rubaiyat.

Metode Rubaiyat digunakan oleh Bale Cahaya karena dirasa lebih mudah dan cepat dibanding metode pembelajaran Quran yang selama ini ada. Karena hanya memerlukan 4 kali pembelajaran dengan 4 materi pelajaran, hingga mudah diserap untuk dipelajari oleh segala usia.

Maka, selama Januari hingga April 2018, pembelajaran metode Rubaiyat dilakukan serentak di seluruh mushola. Para pengajar Bale Cahaya yang berjumlah 35 ustadz dan ustadzah mulai mengajari para jamaah mushola yang berusia antara 50 hingga 75 tahun.

Dengan penuh ketelatenan dan kesabaran, paga guru ngaji mengajak jamaah mushola untuk mengenali satu per satu huruf hingga cara membacanya. Pembelaran dilakukan sesuai kesepakatan antara pengajar dan yang diajari. Ada beberapa mushola yang melakukannya pada sore hari, antara ‘ashar hingga maghrib, ada pula yang malam hari, antara maghrib hingga isya.

Dalam waktu 4 bulan itulah, dengan pelan tapi pasti, satu per satu jamaah yang sejak muda belum pernah paham bacaan quran kemudian menjadi bisa membaca. Hingga pada bulan Ramadhan kemarin, semua mushola mampu menggelar tadarusan dengan peserta para manula, yakni para ibu dan mbah yang sebelumnya telah belajar Rubaiyat.

Untuk memberi semangat pada para mereka yang telah bisa membaca, juga memberi dukungan pada yang lainnya yang belum mampu membaca, Bale Cahaya menggelar Syukuran Khatam Rubaiyat.

Acara yang merupakan penutup dari rangkaian kegiatan pembelajaran membaca dan tadarusan Ramadhan angkatan pertama itu  digelar pada Ahad, 8 Juli 2018.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.